Kolombia Pecahkan Rekor Dunia Pesta Minum Kopi Terbesar, Dihadiri Lebih dari 13 Ribu Pecinta Kopi
Rekor Dunia - Kolombia kembali menegaskan reputasinya sebagai salah satu negara penghasil kopi terbaik di dunia setelah berhasil mencatatkan rekor Guinness World Records melalui penyelenggaraan pesta minum kopi terbesar yang pernah diadakan. Sebanyak 13.567 orang berkumpul di Plaza Bolívar, Kota Tunja, untuk menikmati secangkir kopi secara bersamaan dalam sebuah acara yang menjadi simbol kebanggaan industri kopi nasional. Rekor tersebut terselenggara berkat dukungan Colombian Coffee Growers Federation (FNC) bersama Pemerintah Departemen Boyacá, serta melibatkan ratusan petani kopi lokal yang ikut menyukseskan acara tersebut. Peristiwa bersejarah ini kembali menjadi perhatian media internasional sekitar (07/10) karena menunjukkan kuatnya budaya minum kopi di negara tersebut.
Keberhasilan tersebut sekaligus memecahkan rekor dunia sebelumnya yang dipegang oleh Krueger GmbH & Co. KG di Jugendpark, Cologne, Jerman. Pada saat itu, acara di Jerman berhasil mengumpulkan 8.162 peserta, namun angka tersebut berhasil dilampaui Kolombia dengan selisih lebih dari lima ribu orang. Sejak pagi hari, ribuan warga mulai memadati Plaza Bolívar untuk mengikuti proses registrasi sebelum seluruh peserta secara serempak menikmati secangkir kopi yang telah disiapkan panitia. Antusiasme masyarakat yang sangat tinggi membuat suasana kota berubah menjadi perayaan besar bagi para pencinta kopi. Rekor tersebut kemudian resmi diakui setelah seluruh proses verifikasi selesai dilakukan pada (09/10).
Seluruh kopi yang disajikan dalam acara tersebut berasal dari biji kopi pilihan hasil panen petani di wilayah Boyacá, salah satu daerah penghasil kopi berkualitas di Kolombia. Lebih dari 400 petani kopi ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap promosi kopi lokal di pasar internasional. Bagi masyarakat Kolombia, kopi bukan hanya sekadar minuman, tetapi juga bagian dari identitas budaya, sumber mata pencaharian jutaan keluarga, serta komoditas ekspor yang memiliki peran penting dalam perekonomian negara. Melalui acara ini, penyelenggara berharap dunia semakin mengenal kualitas kopi Kolombia yang telah lama mendapat pengakuan internasional. Kegiatan tersebut kembali menjadi sorotan sekitar (15/10).
Dalam kesempatan itu, Luis F. Samper, yang saat itu menjabat sebagai Chief Communications and Marketing Officer di Colombian Coffee Growers Federation (FNC), menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan tersebut. Ia mengatakan bahwa rekor dunia bukan sekadar pencapaian angka, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Kolombia dalam menjaga dan mempromosikan budaya kopi yang telah diwariskan selama beberapa generasi. Menurutnya, keberhasilan mengumpulkan lebih dari 13 ribu peserta menunjukkan besarnya kecintaan masyarakat terhadap kopi sekaligus menjadi cara efektif untuk memperkenalkan kekayaan budaya kopi Kolombia kepada dunia. Pernyataan tersebut mendapat sambutan meriah dari para peserta yang hadir pada acara tersebut.
Menurut Prof. Aaron Davis, peneliti kopi dari Royal Botanic Gardens, Kew di Inggris, Kolombia merupakan salah satu negara yang menghasilkan biji kopi Arabika berkualitas tinggi berkat kombinasi iklim tropis, tanah vulkanik yang subur, serta ketinggian wilayah pegunungan yang ideal untuk budidaya kopi. Sementara itu, Prof. William Ristenpart, Direktur UC Davis Coffee Center di Amerika Serikat, menjelaskan bahwa cita rasa kopi tidak hanya dipengaruhi oleh varietas tanaman, tetapi juga oleh proses budidaya, pengolahan pascapanen, hingga teknik penyeduhan. Menurutnya, festival seperti ini berperan penting dalam meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kualitas kopi sekaligus mendukung keberlanjutan industri kopi lokal. Kajian mengenai budaya kopi tersebut kembali dipublikasikan secara luas sekitar (21/06).
Keberhasilan Kolombia memecahkan rekor dunia pesta minum kopi terbesar menunjukkan bahwa kopi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari identitas nasional negara tersebut. Selain memperkuat citra Kolombia sebagai salah satu produsen kopi terbaik di dunia, kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi sektor pariwisata, pertanian, dan promosi budaya. Bagi ribuan peserta yang hadir, secangkir kopi yang mereka nikmati pada hari itu bukan sekadar minuman, tetapi juga simbol kebersamaan dan kebanggaan terhadap hasil bumi negaranya. Rekor tersebut hingga kini masih dikenang sebagai salah satu perayaan kopi terbesar yang pernah diselenggarakan di dunia dan menjadi inspirasi bagi berbagai festival kopi di berbagai negara.
Karmila (Mila)
Kolombia gelar pesta kopi terbesar sedunia
info heboh
info Rekor Dunia
Kumpulan rekor Dunia
Pecahkan Rekor Dunia
Rekor Dunia
Rekor Dunia Terbaru
Rekor Sedunia

